10 Film Jepang Terbaik Sepanjang Masa

Film Jepang Terbaik

Selama ini perfilman Jepang sering kali identik dengan anime karena memang anime adalah ciri khas dan identitas kebudayaan populer dari negara berjuluk Negeri Matahari Terbit tersebut. Banyak sekali film anime Terbaik mulai dari film-filmnya Studio Ghibli seperti Spirited Away (2001), Your Name (2016, A Silent Voice (2017), Demon Slayer (2020), dll.

Akan tetapi, film Jepang tidak melulu anime saja. Film non-anime dari Jepang juga cukup banyak yang seru. Memang sih, dalam beberapa tahun terakhir perfilman Jepang mengalami penurunan kualitas dan hanya mengadaptasi manga dan anime saja. Tapi di jaman dulu perfilman Jepang pernah mengilhami sineas Hollywood terutama di era 1950an. Namun bukan berarti di era modern, film Jepang jadi jelek semua.

Nah, dari sekian banyak film Jepang (non-anime) yang ane tonton. Berikut ini adalah beberapa di antaranya yang ane rekomendasikan dan merupakan terbaik sepanjang masa versi jurumata.com.

7 Film Jepang Terbaik Sepanjang Masa

1. Seven Samurai (1954)

Tj4GM5W rHOoOpbuLzbLfUgpYODEbdOBhvL8CORZXqtemYVpvmOEOP XLoCl0rq27NNS26xeepwjGL6UP2mmdozjgDIArNENt6Fon5m

Apa film terbaik sutradara legendaris Akira Kurosawa? Hampir semua maniac film akan menjawab “Seven Samurai”. Sebuah film masterpiece tentang samurai dan masih berformat hitam putih. Film inilah yang dipuji habis-habisan di dunia barat dan Akira Kurosawa menjadi panutan para sineas Hollywood. Bahkan film ini diremake ke dalam versi Hollywood berjudul The Magnificent Seven. Secara garis besar, film ini menceritakan waktu pada tahun 1587 tepatnya pada periode Sengoku Jepang. Kisahnya tentang sebuah desa para petani yang menyewa tujuh orang ronin (samurai tanpa tuan) untuk melawan bandit yang akan segera kembali setelah para petani memanen hasil tanamnya untuk merampasnya dari para petani.

Adegan pertarungan dalam film ini benar-benar spesial untuk ukuran jamannya atau pada tahun 1954.

2. Battle Royale (2000)

09YuvaxWOy4iloMfcs9HSW9B fMd3x0RVzwUIHL2Es7gW

Film ini dibintangi oleh Tetsuya Fujiwara ketika masih remaja dan disutradarai oleh Kinji Fukasaku berdasarkan novel berjudul sama karya Koushun Takami. Film ini juga dibintangi oleh Takeshi Kitano alias yang mulia Raja Benteng Takeshi sebagai tokoh antagonis.

Tahu game PUBG? Ya, game ini terinspirasi dari film ini. Film ini menceritakan ketika Jepang dipimpin oleh diktator dan mengadakan permainan Battle Royale kepada anak-anak remaja SMA di mana mereka harus saling bunuh satu sama lain dan hanya tersisa satu orang sebagai pemenang. Sadis sudah pasti. Ngeri sekali melihat cewek remaja Jepang yang imut-imut saling bunuh dan dibunuh secara brutal. emoticon-Takut (S)

3. Harakiri (1962)

nq7jiqM9YMfOMWZxO12jmclkwaZUCZAoZ0b6hmyqPv0YJY7I755EEhWy

Masih merupakan film samurai jadul. Harakiri adalah film drama samurai karya sutradara Masaki Kobayashi dan masih menjadi film hitam putih. Meski demikian, film ini dipuji karena jalan ceritanya dan juga pengambilan gambarnya yang indah. Film yang berlatar di zaman Edo ini menceritakan seorang tetua samurai ronin tiba di rumah tuan feodal dan meminta tempat terhormat untuk bunuh diri.

Harakiri atau Seppuku adalah cara seorang samurai membersihkan nama baiknya dengan cara bunuh diri melalui merobek perut dengan katana. Dia berharap permohonannya akan ditolak dan sesuai tradisi akan diberikan koin emas. Alih-alih ditolak, permohonan tersebut malah dikabulkan.

4. Ring (1998)

Film jepang

Ring atau Ringgu bisa dikatakan sebagai film horor Jepang terbaik sepanjang masa. Sampai-sampai film ini dibuatkan versi remake oleh Hollywood. Siapa sih yang tidak kenal sosok hantu Jepang yang bisa keluar dari layar monitor? Film garapan sutradara Hideo Nakata ini menceritakan tentang Reiko dan mantan suaminya yang menyelidiki kasus kematian beberapa remaja – akibat sebuah rekaman video misterius. Penyelidikan mereka jadi bencana ketika anak mereka sendiri malah menjadi korban.

5. Rurouni Kenshin (2012)

InQ6dLX2VSpxxq3gDjOK3g t9XL55Z3lUPdtXIFgeikBO0Cv0widwfKpuRZY Wxm7wqQOW6IcMRa3ryE TIlRJ9ccyzWo rD8ExaboTGG cxQlbwDq441o99Q9 DI2BP5hybY

Tak banyak live action anime bisa sukses dan menuai pujian. Rurouni Kenshin adalah salah satunya. Film yang dibintangi oleh Takeru Satoh sebagai Kenshin Himura alias sang legenda Batousai si pembantai. Berlatar di zaman Meiji, Batousai yang sudah membantai banyak korban memutuskan untuk tobat pasca restorasi Meiji dan runtuhnya Keshogunan Tokugawa. Dia menjadi Kenshin Himura dan berjanji tidak akan membunuh orang lagi setelah bertemu dengan gadis pemilik doujo bernama Kaoru. Film ini berlanjut pada dua sekuelnya yaitu “Kyoto Inferno” dan “The Legend End”

6. Death Note (2006)

bxEnYMIstnpj3NZjKVJ z5Z4xjsx1XR5GgPZwI E55iSRKNaUz8XQJmhvWV3ZGSYfVOPTqu NIzg8S ifP9XmjoZBOpgpEhtcKGycmbzH6I w G LRndtEIYvD54q2Ics09cMTI

Selain Rurouni Kenshin, Death Note adalah film live action anime yang terbilang berhasil. Film ini dibintangi oleh Tetsuya Fujiwara sebagai Light Yagami dan Kennichi Matsuyama sebagai L. Film ini mampu mengadaptasi animenya dengan baik dengan sedikit detail yang diubah namun tidak menganggu. Film ini terdiri dari dua bagian. Sedangkan film ketiganya yang berjudul “L Change the World” sebaiknya tidak perlu ditonton karena hanya tambahan dan tidak ada dalam manga-nya dan juga terbilang jelek.

7. Shoplifters (2018)

jeaIi HURlKpEJ7y9gQpAc2eTnjvo4DwL0rB2BOh5EP9 V1a 4Q50tgW3YzhOX8b1AYNY1zqLleCLn0XIjq R f

Kalau yang satu ini kelasnya sudah film festival dan berhasil masuk nominasi Oscar pada 2019. Film garapan Hirokazu Kore-eda ini adalah film drama yang menyimpan pesan moral dan nilai cerita yang dalam yaitu tentang apa sih arti keluarga itu?

Film ini mengisahkan tentang sebuah keluarga miskin di Jepang. Osamu bekerja sebagai buruh harian. Saat ia dan putranya, Shota pulang mengutil di supermarket, Osamu menemukan gadis kecil bernama Yuri yang menggigil kedinginan di sebuah gang. Osamu pun membawanya pulang bersama mereka. Ketika cerita berjalan, penonton akan semakin menyadari kejanggalan yang ada di keluarga Osamu.

8. Godzilla (1954)

Inilah film Jepang yang memperkenalkan monster raksasa yang sangat terkenal di dunia dan filmnya berjumlah banyak serta dibuatkan versi Hollywood-nya hingga beberapa kali. Film ini adalah buatan Toho Company dan disutradarai oleh Ishiro Honda. Yang mengatur visual effect-nya adalah Eiji Tsuburaya yang kelak menciptakan tokusatsu Ultraman.

Untuk ukuran film tahun 1954 dan hitam putih Godzilla jelas film yang luar biasa. Film ini mengisahkan Jepang yang dibuat panik dengan kemunculan kadal nuklir raksasa dan menghancurkan kota.

9. Yojimbo (1961)

NQerZkqo6ANepA11h4R fTZBhduqfVv1hmIF 3UBQL8YKvjdp 7NrzddHwGtJtKx43vhum1k 8Vge1dgwx7DtQCW91ebe7VOIWnEoz9 BkMe8oKAhVX8U0FUXhXQ

Satu lagi film karya Akira Kurosawa yang alur ceritanya sangat menarik dan jauh dari kata membosankan. Yojimbo adalah bahasa Jepang yang artinya bodyguard. Berlatar di akhir zaman Edo di mana para samurai banyak yang jadi ronin diceritakanlah seorang rounin bernama Sanjuro, samurai tanpa tuan yang memasuki sebuah kota di abad ke‑19 Jepang. Setelah mengetahui bahwa kota itu terbagi antara 2 gangster, ia memihak salah satu untuk melawan yang lain. 

10. Hachiko Monogatari (1987)

Hachiko versi Hollywood yang dibintangi oleh Richard Gere pada 2009 begitu disukai oleh banyak orang. Tapi menurut ane versi Jepang-nya tetaplah yang lebih baik dan bernuansa seperti kisah aslinya. Kisah Hachiko, anjing paling setia telah melegenda di seluruh dunia dan bukan hanya di Jepang. Film ini mampu mengambarkan bagaimana kisah itu.

Truth
God's Slaves