Inilah Alasan Kenapa Nyari Inspirasi Lebih Gampang Dapet Sambil Poop

Nyari inspirasi sambil poop

Nyari inspirasi sambil poop

Memang, mencari inspirasi itu ga mudah, malah bisa dibilang susah, ide atau inspirasi sering datang tak diundang, ada yang dapat idenya sambil naik motor, ada juga sambil ngerokok dan mencari referensi, namun kebanyakan dari survey saya pribadi, 7/10 orang bilang, inspirasi datang pas lagi boker.

Disitu saya mulai mencari tahu, kenapa kebanyakan orang mengaku lebih gampang nyari ide ketika poop. Ternyata memang ada alasan yang cukup logis akan hal itu, mulai dari, situasi di toilet sunyi senyap, jadi konsentrasi tidak banyak adanya gangguan, selain sendirian disana, terus juga imajinasi melesat seiring melesatnya poop dari bawah.

Saya sendiri pun mengakui seringkali dapat ide-ide ketika poop, entah kenapa sangat sulit dijelaskan, mungkin feel nya dapet disitu. Tapi tidak setiap mencari inspirasi saya lari ke toilet, tidak selebay itu juga, saya punya satu cerita pribadi mengenai poop sambil nyari inspirasi.

Sore itu, saya sedang ada target menulis artikel di sebuah Forum yang cukup terkenal, yang jadi beban adalah, artikel saya harus jadi Hot Thread karena saya punya target, menulis 10 artikel, semua artikelnya harus terpampang di bagian Hot Thread. 8 artikel saya sudah lolos tinggal sisa 2 lagi, nah ide sudah habis, mulai gelisah dan stress.

Akibat otak tertekan, perut jadi mules, pergilah saya ke toilet untuk poop tanpa ada niatan nyari inpsirasi. Setelah beberapa cemplungan (tanpa harus ditanyakan lagi apa yang nyemplung), pikiran sambil muter-muter, dapatlah ide dan tema untuk kedua artikel terakhir saya, yang ke 9 berjudul “5 Orang Yang Paling Dicari di Internet, Hitler Hadir!”.

Tidak begitu lama saya dapet lagi, kali ini bertemakan sosial yang berjudul “Sejak Kecil Lomba Calistung, Sudah Besar Lomba Kawin”. Karena kaki sudah pegal-pegal akibat terlalu lama semedi di toilet, saya langsung save judul dan rangka kedua artikel tersebut, saya taro dulu smartphone di belakang closet duduknya, setelah selesai cebok, saya ambil smartphone dan sialnya dengan tangan yang basah, smartphone tergelincir dan masuk ke dalam kloset.

Tragis betul realita, saya agak panik dan langsung tanpa keraguan dan berpikir jijik, mengambil smartphone dengan tangan kosong. Layar mati tidak ada respon, saya coba keringkan, terus disembur pake hairdryer namun tidak ada repon bagus terlihat. Kesal, sedih, dan tidak tahu harus marah ke siapa, sekitar 30 menit saya berusaha keras untuk menyalakan kembali smartphone itu, dan akhirnya ada respon bagus.

Saya cek semua fitur, saya cek layar, semua aman, terakhir saya cek notepad judul dan rangka artikel tadi tidak ada alias tidak saya simpan. Mulut mengupat, namun saya coba tahan amarah dan bersabar dengan beberapa istighfar. Terbesit suara di kepala saya, kenapa juga saya kesal kedua artikel tadi kan masih saya ingat.

Setelah itu, saya tulis kedua artikel tadi dan saya posting di forum, tidak sampe 24 jam, saya menerima notifikasi bahwa artikel saya mejeng di halaman Hot Thread.